BPPP Medan Melalui PUMP P2HP Diharapkan Bisa Membantu Wirausaha Kecil Bidang Pengolahan dan Pemasaran Perikanan.

 

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di pesisir yang menjadi wilayah kerja Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan ( BPPP) Medan, dalam hal mengolah dan menyajikan produk olahan hasil perikanan, maka Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Medan mengadakan Pelatihan Pengembangan Usaha Mina Pedesaan Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan atau yang disebut PUMP P2HP sebanyak dua (2) gelombang yaitu pada tanggal 8 – 13 Oktober 2012 untuk gelombang pertama dan 15 – 20 Oktober 2012 untuk gelombang kedua.

 

                    .          

               Pembukaan Pelatihan Gelombang pertama    Pembukaan Pelatihan Gelombang Kedua

Pelatihan PUMP P2HP yang diadakan selama 6 hari  per gelombang ini  merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dimana salah satunya melalui fasilitasi bantuan pengembangan usaha bagi pengolah dan pemasar hasil perikanan dalam wadah Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar). Program PUMP P2HP dilaksanakan atas dasar amanat Menteri Kelautan dan Perikanan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER. 21/MEN/2010 tentang Pedoman Pelaksanaan PNPM Mandiri Kelautan dan Perikanan. 

Melalui PUMP P2HP diharapkan bisa membantu wirausaha kecil bidang pengolahan dan pemasaran perikanan untuk meningkatkan skala usahanya sehingga mampu meningkatkan pendapatan mereka serta membuka lapangan kerja baru. Poklahsar merupakan kelembagaan masyarakat kelautan dan perikanan bidang pengolahan dan pemasaran yang akan menerima bantuan dana PUMP P2HP.  Bantuan PUMP P2HP saat ini diprioritaskan untuk mengembangkan usaha pengolahan hasil perikanan yang memiliki nilai tambah yaitu, pengolahan abon ikan, kerupuk ikan, bakso ikan, kaki naga, sosis ikan, nugget ikan, dan aneka olahan rumput laut. Di samping itu, bantuan PUMP P2HP juga diberikan untuk mengembangkan usaha pemasaran hasil perikanan.            

 

 

Proses belajar di Aula BPPP Medan                                                       Praktek workhsop Pengolahan BPPP Medan

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 25 orang pengolah ikan tiap gelombangnya sebagai pengolah dan pemasaran hasil perikanan, yang berasal dari Kab. Aceh Tenggara, Kab. Pidie, Kota Medan, Kab. Batu Bara, Kab. Pesisir Selatan, Kab. Pasaman Barat, Kota Padang, Kota Sibolga, Kota Langsa, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Serdang Bedagai, Aceh Selatan dan Kab. Kampar.

Materi pelatihan di sampaikan langsung oleh Instruktur dan tim BPPP Medan yang berkompeten dan mempunyai pengalaman dalam mengolah dan memasarkan berbagai produk hasil olahan ikan termasuk produk  hasil laut dan air tawar. Selain itu juga ada narasumber dari dinas kesehatan Kota Medan yang memberikan materi mengenai kebersihan atau higienitas suatu produk olahan makanan yang memenuhi standar dan ketahanan pangan.

Tujuan pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan Pengolah Ikan ataupun nelayan yang tinggal di sekitar pantai yang berada di wilayah kerja BPPP Medan, jika ini sudah dilatih maka target ke depan menjual ikan tidak hanya mentahnya tapi ada produk lain yang dihasilkan. Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Medan juga memberi bantuan berupa blender, meat chopper, cetakan nuget dan celemek.

Ir. Rahmietry selaku Widyaiswara BPPP Medan yang membidangi Pengolahan Hasil Perikanan dan  Ketua Pelatihan tersebut juga berharap dengan pelatihan tersebut paling tidak para peserta bisa mempraktekkan langsung di rumah atau bisa membuka usaha untuk meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangganya. Selain itu dengan pelatihan ini diharapkan masyarakat dapat menyajikan ide-ide baru dalam hal produk hasil olahan ikan yang bisa dijual ke pasar dalam negeri bahkan di ekspor ke luar negeri

 

humas bppp medan