Pembukaan Pelatihan/Penyuluhan Budidaya Kelautan dan Perikanan di Makassar

 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP), menggelar Pelatihan Budidaya Perikanan dan Pengolahan Hasil Perikanan bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa), Persit Kartika Chandra Kirana KODAM VII Wirabuana, Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban (Babinkamtib), KelompokTani, mahasiswa UNHAS di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 13 - 14 Maret 2013 di Makassar dan 14 - 16 Maret 2013 di Pare Pare. 


Menurut Kepala BPSDM KP, Dr. Suseno, saat membuka pelatihan, Rabu (13/3), dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM pelaku utama/usaha perikanan dan prajurit TNI AD diwilayah kerja Kodam VII Wirabuana, maka diperlukan penyelenggaraan pelatihan dibidang perikanan guna mewujudkan ketahanan pangan melalui industrialisasi kelautan dan perikanan dengan penerapan prinsip-prinsip blue economy.

 

 

 

Tujuan program industrialisasi tersebut, menurutnya, adalah sutau upaya peningkatan produksi, produktivitas, nilai tambah, dan daya saing komoditas dan produk KP dengan pendekatan integrasi hulu dan hilir dan konektivitas bisnis, berupa rantai nilai dan rantai pasok, serta infrastruktur terintegrasi dengan menjaga keseimbangan produksi bahan baku dan produk akhir, penguatan pengolahan dan pemasaran yang berwawasan lingkungan.

Selain itu juga Kepala Pusat Pelatihan KP Ir. Balok Budiyanto, MM. melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MOU yang telah disepakati oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan TNI AD, beliau juga menyampaikan semoga materi yang disampaikan baik itu di kelas ataupun praktikum dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta pelatihan, dengan harapan yang besar tentunya dapat menciptakan pelaku utama/ usaha baru di bidang perikanan.

Dalam sambutannya Kasdam VII Wirabuana menyatakan inilah awal baru dari kerjasama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan TNI AD, beliau sangat mengapresiasi apalagi potensi di Sulawesi Selatan di sektor Kelautan dan Perikanan ini sangat besar, dan amanah dari Pimpinan TNI AD agar lahan yang ada di sekitar rumah para prajurit agar di manfaatkan dengan budidaya perikanan sehingga kehidupan dari keluarga prajurit itu sendiri dapat terpenuhi dan lebih dari cukup. Selain itu juga Kasdam mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya terhadap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Pengembangan SDM KP.

 

Pembukaan pelatihan ini juga dihadiri oleh Gubernur yang kali ini diwakili oleh Kepala Badan Ketahan Pangan dan Perikanan yang menyatakan sangat mendukung kerja sama ini terutama dari sektor perikanan karena Sulawesi Selatan memiliki potensi perikanan yang sebesar 553.608 HA yang meliputi budidaya tambak, laut, tawar dan perairan umum yang baru termanfaatkan sekitar 10% sedangkan potensi  tersebut masih sangat besar untuk dikelola dengan baik. Melihat potensi yang besar tersebut ada beberapa unggulan yang dikembangkan di Sulawesi Selatan yaitu: Komoditas Udang, Bandeng, Ikan Tuna/Cakalang dan Rumput Laut. Pada kesempatan ini juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah sekaligus Pelaku Usaha di Bidang Udang dengan Menggunakan teknik Supra Intensiv, memaparkan sekilas/ testimoni tentang usaha yang digelutinya sehingga meraup kesuksesan.