Pembinaan Kelembagaan P2MKP mewakili Wilayah Sumatera Utara, Riau dan NAD

 

Pembinaan Kelembagaan P2MKP

mewakili Wilayah Sumatera Utara, Riau dan NAD

 

Dalam mendukung terwujudnya Visi Kementerian Kelautan dan Perikanan yaitu "Indonesia penghasil produk kelautan dan perikanan terbesar 2015", serta terwujudnya proses perubahan sistem produksi untuk meningkatkan nilai tambah, produktivitas dan skala produksi sumber daya kelautan dan perikanan, melalui modernisasi yang didukung dengan arah kebijakan terintegrasi antara kebijakan makro, pengembangan infrastruktur, sistem investasi, IPTEK dan SDM untuk kesejahteraan masyarakat melalui program Industrialisasi kelautan dan perikanan. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan berperan secara aktif melalui kegiatan peningkatan kualitas dan kemampuan profesionalisme sumber daya manusia kelautan dan perikanan yang ditempuh antara lain melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat.

 

Pelatihan yang diselenggarakan oleh masyarakat pada umumnya dilakukan secara mandiri oleh pelaku utama / usaha di bidang kelautan dan perikanan. Peserta pelatihan berlatih dan tinggal di tempat pelaku utama yang sekaligus bertindak sebagai pelatih, dan usahanya menjadi obyek kegiatan berlatih. 

 

Pada perkembangan berikutnya, pelaku utama maju tersebut berinisiatif untuk mendirikan lembaga pelatihan dari, oleh dan untuk masyarakat, oleh karena itu kegiatan pelatihan tidak lagi dikelola oleh pelaku utama / usaha secara perorangan, melainkan oleh lembaga pelatihan mandiri di bidang KP.

 

Menyadari meluasnya pembentukan lembaga pelatihan tersebut yang diberi nama berbeda-beda, maka untuk memudahkan koordinasi dan pembinaannya, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan mengelompokkan lembaga pelatihan tersebut kedalam Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP).


Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pelatihan di bidang kelautan dan perikanan bagi masyarakat, diperlukan adanya partisipasi aktif masyarakat dalam penyelenggaraan pelatihan melalui lembaga pelatihan yang dibentuk dari, oleh, dan untuk masyarakat secara mandiri atau P2MKP. Berdasarkan pertimbangan tersebut, ditetapkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.01/MEN/ 2011 tentang Pembentukan dan Pengembangan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan.

 

Penyelenggaraan Pembinaan Kelembagaan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan pertama wilayah Jawa Barat dimaksudkan untuk mensosialisasikan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.01/MEN/2011 tentang Pembentukan dan Pengembangan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan kepada komponen Dinas lembaga pemerintah Kabupaten / Kota yang menangani pelatihan dan / atau penyuluhan di wilayah Jawa Barat.

 

Pembinaan P2MKP di fokuskan pada unsur pembina yang terdiri dari komponen Pusat (BPSDM KP), UPT lingkup BPSDM KP, Daerah (Dinas KP Provinsi/Kabupaten/Kota). Instansi pembina diharapkan dapat memberikan support kegiatan dan menjembatani komunikasi antara P2MKP dengan kelompok Corporate Social Responsibility (CSR). Pembinaan pertama, lebih banyak melibatkan institusi yang mengkoordinir para penyuluh dibidang perikanan,dengan harapan para penyuluh akan mendampingi secara simultan para purnawidya atau masyarakat yang telah dilatih di P2MKP. Selain itu, institusi tersebut diharapkan mengembangkan P2MKP sebagai penyuluh swadaya.

 

Diharapkan Kelembagaan P2MKP dapat menampung beberapa hal seperti standarisasi untuk metode dan sistem pelatihan/permagangan, status lembaga P2MKP sendiri di masyarakat serta pengkayaan informasi yang bersifat pengembangan jejaring usaha untuk meningkatkan peran lembaga P2MKP dalam  meningkatkan produktivitas SDM Kelautan dan Perikanan. 

 

Pada tahun 2011 telah ditetapkan 155 P2MKP yang sebagian besar masih terpusat di Pulau Jawa. Pada tahun 2012 Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan mentargetkan jumlah P2MKP yang ditetapkan berjumlah 300 P2MKP. Dalam rangka sosialisasi dan pemenuhan target tersebut Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan melakukan kegiatan Pembinaan P2MKP dilaksanakan di Hotel Garuda Plaza Medan Sumatera Utara. Kegiatan Pembinaan P2MKP yang dilaksanakan di Medan mewakili Provinsi Sumatera Utara, Riau dan Nanggroe Aceh Darussalam. Kegiatan ini di buka secara resmi oleh Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan. Kegiatan Pembinaan P2MKP ini diikuti oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Riau, Dinas Perikanan dan Kelautan Pelalawan Riau, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Pidie NAD, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Sumatera Utara, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Timur, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Aceh Tamiang, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. NAD, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Aceh Utara, Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Batubara, Dinas Pertanian Kota Pekanbaru, Dinas Perikanan Kab. Kampar, Dinas Perikanan dan Peternakan Simalungun, Dinas Pertanian Kota Tebing Tinggi, Dinas Perikanan dan Kelautan Serdang Bergadai, Bakorluh Prov. Sumatera Utara, Dinas Perikanan Kab. Aceh Tenggara, Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Asahan, Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan, Dinas Kelautan dan Perikanan Deli Serdang, Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kab. Samosir, Bakorluh Prov. Sumatera Utara, Direktorat Bina Usaha Ditjen Perikanan Budidaya.

 

Selain itu acara Pembinaan P2MKP ini diikuti oleh P2MKP yang telah ditetapkan pada tahun 2011 yaitu : P2MKP Graha Mina Mandiri, P2MKP Ketang Pangkat Aceh Tenggara, serta calon P2MKP Udang Sejahtera.